Guru besar bidang Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA, baru-baru ini mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Beliau terpilih sebagai salah satu dari lima besar penulis artikel terbaik dalam Konferensi Bahasa Arab Internasional ke-11 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada tanggal 22-24 Oktober 2025.
Konferensi yang dihadiri oleh sekitar 500 pakar bahasa Arab dari seluruh dunia ini merupakan platform bagi para ahli untuk berbagi pengetahuan dan penelitian terkini di bidang bahasa Arab. Dari Indonesia, hanya enam pakar bahasa Arab yang diterima untuk mempresentasikan paper mereka di konferensi tersebut, dan Prof. Uril merupakan salah satu di antaranya.
Paper Prof. Uril yang berjudul “Ibtikarat al-Ma’ajim al-Arabiyah-al-Indonesia ar-Raqmiyah; Dirasah Muqaranah Baina al-Mu’jam Al-Mufid, Al-Munawwir, dan Al-Ma’ani” berhasil menarik perhatian panitia penyelenggara dan terpilih sebagai salah satu dari 15 paper terbaik. Lebih membanggakan lagi, paper tersebut berhasil masuk dalam lima besar paper terbaik, tepatnya di peringkat kelima.

Yang menjadikan prestasi ini semakin luar biasa adalah Prof. Uril merupakan satu-satunya penulis paper terbaik dari luar negara Arab di antara 15 paper terbaik tersebut. Ini menunjukkan bahwa penelitian dan karya ilmiah beliau memiliki kualitas dan dampak yang signifikan di tingkat internasional.
Sebagai Ketua Ittihad Mudarris al-Lugah al-Arabiyah (IMLA) Indonesia, Prof. Uril telah membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang bahasa Arab dan penelitian ilmiah. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para dosen dan mahasiswa di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan karya ilmiah mereka.
Kaprodi PBA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Ahmad Muballig, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan bangga atas prestasi Prof. Uril. “Kami sangat bangga dengan prestasi Prof. Uril yang telah mengharumkan nama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di kancah internasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan prestasi ini, Prof. Uril berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan bahasa Arab dan penelitian ilmiah di Indonesia, serta meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan dan penelitian.






