MIU Login

Zari’atul Husna, Mahasiswi PBA Raih Penghargaan Cumlaude dan Hafidzah 30 Juz Pada Yudisium 2025

Yudisium ke-4 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang yang diselenggarakan pada Rabu, 24 September 2025 di Aula Rektorat berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Acara tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi di bawah naungan FITK yang telah menyelesaikan studi mereka. Dalam Yudisium tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (Prodi PBA) patut berbangga, karena selain Mylove Faizah Putri yang berhasil meraih IPK tertinggi di FITK, ada sosok mahasiswi yang juga berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan, baik dalam akademik, tahfidz 30 Juz, maupun non-akademik. Dia adalah Zariatul Husna .

Zari’atul Husna dikenal sosok mahasiswa yang tekun, rajin, disiplin, dan cerdas, ia sukses menyelesaikan studinya tepat waktu dengan prediket Cumlaude, yaitu memperoleh IPK 3.91. Selain itu, ia juga tercatat sebagai satu-satunya mahasiswi jenjang S1 yang memperoleh penghargaan ganda yang diberikan oleh Dekan FITK, yaitu penghargaan tahfidz 30 Juz dan prestasi non-akademik.

Husna, panggilan akrab Zari’atul Husna, mengatakan “Saya malu rasannya kalau hafalan dijadikan ajang untuk berprestasi, saya menganggap ini adalah anugrah dan amanah agar terbentengi dari glimpangan duniawi”. Selanjutnya, mahasiswi asal Kediri itu menuturkan bahwa semangat dan kemauannya dalam hafalan itu didorong oleh dawuh guru-gurunya “Qur’an mu delehen ngarep insyaallah liyane bakal nututi” yang artinya “Al-Qur’an mu taruh didepan, insyaallah (urusan dunia) lainnya akan mengikuti”. Atas dorongan itu, ia mampu menyelesaikan hafalannya dalam kuwun waktu kurang lebih 3.5 tahun.

Selain itu, Husna juga sukses meraih dua prestasi non-akademik, yaitu: Juara III dalam ajang Kompetisi Video Pendek Kategori Terkreatif Terbaik yang diselenggarakan oleh FORDETAK (Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan) 21-23 Agustus 2024 di Makassar, dan Juara II dan III Best Makeup pada ajang Wardah Mua Campus Academy Malang 2025. Menariknya, capaian non-akademik tersebut diraih dalam bidang yang berbeda dengan atau di luar bidang ilmu yang sedang dipelajarinya.

Kaprodi PBA menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian gemilang ini, Ia menuturkan “Mahasiswa PBA kembali membuktikan bahwa padatnya aktivitas akademik tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap sukses di akademik, sukses dalam menghafalkan al-Qur’an, juga sukses di bidang non-akademik”. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lain untuk berpretasi di masa mendatang.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait