MIU Login

Tim Perpustakaan Pusat Latih Mahasiswa PBA UIN Malang Menelusuri Referensi Ilmiah

Malang, 9 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti kegiatan pelatihan penelusuran sumber informasi ilmiah dan manajemen informasi yang disampaikan oleh Ari Zuntriana, M.A., dari Pusat Perpustakaan UIN Malang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi informasi mahasiswa, khususnya dalam mengakses, mengelola, dan memanfaatkan sumber-sumber ilmiah secara tepat dalam penyusunan karya akademik kedepannya. Berdasarkan materi yang disampaikan, pelatihan yang diberikan mencakup pengenalan berbagai sumber informasi ilmiah, fasilitas pendukung perpustakaan, serta penggunaan perangkat lunak manajemen referensi.

Dalam pemaparannya, Ari Zuntriana menjelaskan bahwa mahasiswa dapat mengakses berbagai database jurnal berlangganan kampus, baik dari dalam maupun luar jaringan kampus dengan mekanisme tertentu. Beberapa platform seperti Springer, Emerald, dan Cambridge Core dapat dimanfaatkan sebagai sumber rujukan utama dalam penulisan ilmiah.

Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada layanan e-resources Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang dapat diakses secara gratis setelah melakukan registrasi keanggotaan. Hal ini menjadi alternatif penting dalam memperoleh literatur ilmiah yang berkualitas.

Materi juga menyoroti pentingnya memanfaatkan berbagai jenis sumber, seperti buku, artikel jurnal, serta electronic theses and dissertations (ETDs), termasuk sumber open access berlisensi Creative Commons yang legal dan dapat digunakan secara luas dalam penelitian.

Tidak hanya itu, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai layanan pendukung dari perpustakaan, seperti Document Delivery Services (DDS) untuk membantu memperoleh artikel yang sulit diakses, serta fasilitas research tools seperti Turnitin, Grammarly, dan QuillBot yang tersedia di lingkungan perpustakaan.

Dalam aspek manajemen informasi, Ari Zuntriana menekankan pentingnya penggunaan reference management software seperti Zotero untuk membantu pengelolaan sitasi dan daftar pustaka secara sistematis sekaligus melangsungkan praktik dan proses mengaksesnya. Mahasiswa juga diingatkan untuk memperhatikan metadata dan gaya sitasi yang sesuai dengan ketentuan program studi.

Sebagai bekal dalam penyusunan tugas akhir, mahasiswa dianjurkan untuk melakukan pencatatan sumber secara rapi, misalnya melalui Excel atau Google Sheet, yang memuat judul sumber, tautan, kutipan, hasil parafrasa, serta penempatan dalam naskah.

Menariknya, dalam sesi ini juga ditekankan bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) sebaiknya dibatasi hanya untuk tahap brainstorming, bukan sebagai alat utama dalam penulisan karya ilmiah, guna menjaga integritas akademik.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang aktif, terutama terkait akses database, penggunaan aplikasi referensi, serta strategi efektif dalam mengelola sumber ilmiah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan literasi informasi serta lebih siap dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas, sistematis, dan sesuai dengan standar akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait